Pencegahan Malaria


Upaya pencegahan malaria telah dilakuakan bertahun-tahun dengan cara pencegahan dari dalam yaitu dengan obat-obatan maupun pencegahan dari luar yaitu dengan menggunakan kelambu dan sebagainya. Upaya pencegahan malaria dengan menggunakan obat-obatan umumnya dengan menggunakan jenis obat yang sama dengan jenis obat yang digunakan untuk mengobati malaria, bahkan obat-obatan ini bekerja dengan lebih baik sebagai pencegah karena akan langsung dapat membunuh parasit yang masih sensitif pada saat baru memasuki sistem tubuh manusia.

Obat Klorokuin sangat efektif untuk mencegah parasit plasmodium falciparum untuk masuk lebih lanjut ke dalam sistem tubuh manusia. Obat ini digunakan satu kali seminggu selama dua minggu sebelum tiba di daerah dengan intensitas malaria tinggi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemakaian selama 4 minggu setelah meninggalkan daerah tersebut.

Berikut adalah daftar obat yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit malaria.

1. Atovaquone/Proguanil (Malarone)

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

  • Obat ini dapat digunakan 1-2 hari sebelum melakukan perjalanan ke daerah epidemi malaria (dibanding dengan obat lain yang harus digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang)
  • Pilihan terbaik untuk waktu perjalanan yang lebih singkat ke daerah epidemi malaria karena obat ini hanya digunakan dalam waktu 7 hari setelah perjalanan ke daerah epidemi, dibandingkan dengan obat lain yang harus digunakan 4 minggu sepulangnya dari daerah epidemi malaria.
  • Efek samping yang sangat rendah (hampir tidak ada efek samping)
  • Mudah untuk dibeli di apotek.

Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

  • Tidak dianjurkan digunakan oleh wanita hamil.
  • Tidak dapat digunakan oleh orang dengan gangguan ginjal berat.
  • Harga yang lebih mahal.

2. Klorokuin

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

  • Pilihan yang baik untuk perjalanan yang panjang ke daerah epidemi malaria karena obat ini digunakan mingguan (satu minggu sekali)
  • Dapat digunakan oleh wanita hamil.
  • Beberapa orang lebih suka mengambil dosis mingguan.

Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

  • Tidak dapat digunakan pada daerah dimana plasmodium telah mengembangkan kekebalan pada obat ini.
  • Obat digunakan dalam jangka yang cukup panjang yaitu 4 minggu setelah pulang dari daerah epidemi, dan haru digunakan 2 minggu sebelum berangkat ke daerah epidemi malaria.

3. Doxycycline

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

  • Obat ini dapat diambil 1-2 hari sebelum tiba di tempat epidemi malaria.
  • Obat malaria yang paling murah di pasaran saat ini.
  • Obat ini juga melindungi dari beberapa infeksi lain seperti Rickettsiae and leptospirosis.

Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

  • Obat ini bernahaya bagi ibu hamil dan anak-anak.
  • Obat ini harus digunakan selama 4 minggu setiap hari setelah pulang dari tempat epidemi malaria.
  • Obat ini dapat meningkatkan rasa sensitif terhadap sinar matahari.
  • Beberapa orang dapat mengalami gangguan perut dalam penggunaan obat ini.

4. Mefloquine

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

  • Sangat cocok untuk perjalanan panjang dan lama ke tempat epidemi malaria karena obat ini hanya digunakan seminggu sekali.
  • Dapat digunakan oleh wanita hamil.

Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

  • Tidak dapat digunakan di daerah yang mana plasmodium malaria telang mengembangkan kekebalan terhadap obat ini.
  • Tidak dapat digunakan pada pasien dengan kasus psikologi tertentu.
  • Tidak dianjurkan untuk pasien sakit jantung
  • Tidak dapat digunakan pada pasien yang mengalami kejang.
  • Obat ini harus digunakan 2 minggu sebelum ke tempat epidemi malaria.
  • Obat ini haru terus digunakan selama 4 minggu setelah kembali dari daerah epidemi malaria.

5. Primakuin

Alasan yang membuat anda mungkin memilih obat ini :

  • Obat ini sangat efektif menangkal plasmodium vivax sehingga sangat cocok digunakan di daerah epidemi malaria vivax.
  • Obat hanya perlu digunakan 7 hari setelah meninggalkan tempat epidemi.
  • Obat digunakan 1-2 hari sebelum ke tempat epidemi malaria.

Alasan yang membuat anda mungkin tidak memilih obat ini :

  • Tidak dapat digunakan oleh ibu hamil.
  • Dapat menyebabkan gangguan perut pada orang tertentu.

Pencegahan malaria dapat pula dilakukan dengan memasang kelambu untuk menangkal gigitan nyamuk pada saat tidur. Selain itu pemakaian obat nyamuk bakar maupun semprot dapat mengusir nyamuk dari dalam ruangan, walaupun mempunyai efek jangka panjang yang kurang baik bagi kesehatan. Pencegahan dengan cara menyingkirkan genangan air dan membersihkan tempat-tempat yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak lebih disarankan daripada penggunaan bahan kimia berbahaya.

 

 

Kembali ke Home,  Topik utama,  Artikel tentang malaria,  Berita Malaria,  Topik Hangat

Leave a Reply