Harapan baru untuk obat malaria yang lebih baik


Ilmuwan AS dari Universitas Washington St.louis, dalam penelitiannya pada struktur dan fungsi protein yang sangat penting untuk kelangsungan hidup plasmodium falciparum akhirnya menemukan titik terang.

Plasmodium falciparum yang dikenal sebagai tipe malaria yang paling mematikan saat ini, membutuhkan enzim protein yang disebut dengan singkatan PMT, enzim protein ini digunakan untuk membangun sel-selnya dan parasit ini tidak dapat hidup karena enzim tersebut.

Kepala penelitian ini joseph Jez mengatakan temuan ini sama halnya dengan menemukan titik kelemahan paling fatal malaria jenis ini. Dengan membunuh aktivitas protein tersebut maka secara langsung akan mematikan parasit atau menghambat pertumbuhannya secara drastis.

Dalam pnelitian ini digunakan metode yang rumit dengan cara mengkristalkan protein yang memungkinkan tim ilmuwan dapat melihatnya dalam bentuk tiga dimensi, sehingga para ilmuwan dapat menciptakan obat yang dapat membidik protein tersebut dengan spesifik.

Para ilmuwan percaya penemuan ini merupakan langkah besar dalam memerangi malaria dengan lebih baik, yaitu dengan menciptakan obat yang aman dan ampuh juga dapat secara langsung mempengaruhi parasit itu.

Penelitian ini secara keseluruhan telah memberikan harapan baru bukan hanya untuk obat malaria yang baru,tetapi juga obat bagi parasit penyakit lain yang bergantung pada enzim protein PMT tersebut.

Kembali ke Home,  Topik utama,  Artikel tentang malaria,  Berita Malaria,  Topik Hangat

Malaria dan Kemiskinan

Setiap tahun malaria menewaskan lebih dari 2 juta orang di seluruh dunia dimana 90 persen darinya tinggal di daerah Afrika yang sangat miskin. Dengan dikomersialkannya klinik-klinik kesehatan dan perawatan di Afrika membuat sebagian besar warga Afrika yang merupakan warga miskin sulit memperoleh akses ke klinik-klinik kesehatan karena mahalnya biaya untuk itu. Anak-anak miskin di Afrika … Continue reading

Apa yang harus diketahui sebelum melakukan perjalanan ke daerah rawan malaria

Dalam melakukan perjalanan ke daerah beresiko malaria, misalnya daerah timur Indonesia, dan negara-negara Asia lain yang beiklim tropis, diperlukan persiapan yang cukup untuk mencegah kemungkinan tertular malaria. Tidak ada vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah malaria, tetapi ada beberapa obat yang dapat digunakan untuk mencegah malaria. Banyak orang yang telah tertular malaria selama melakukan perjalanan … Continue reading

Apa itu ACT ?

  ACT adalah singkatan dari Artemisinin Combination Therapies, yang di China dikenal dengan nama Qing Hao Su. ACT saat ini merupakan standar pengobatan untuk malaria falciparum di seluruh dunia. Artemisinin dan turunannya merupakan obat yang mempunyai reaksi tercepat pada parasit plasmodium falciparum. Bahan dasar pembuatan Artemisinin adalah dari tumbuhan bernama Artemisia Annua yang merupakan tumbuhan … Continue reading

Malaria di Indonesia

Penyakit malaria di Indonesia saat ini lebih tersebar di daerah di luar Pulau Jawa dan Bali. Konsentrasi terbesar berada di Pulau Irian Jaya dan kepulauan Maluku disusul Kalimantan, Sumatera, kemudian Sulawesi. Hal ini disebabkan daerah-daerah di luar pulau Jawa masih banyak dijumpai hamparan rawa tempat nyamuk Anopheles tinggal (terutama Irian Jaya, Maluku dan kalimantan). Pertumbuhan … Continue reading

Pencegahan Malaria

Upaya pencegahan malaria telah dilakuakan bertahun-tahun dengan cara pencegahan dari dalam yaitu dengan obat-obatan maupun pencegahan dari luar yaitu dengan menggunakan kelambu dan sebagainya. Upaya pencegahan malaria dengan menggunakan obat-obatan umumnya dengan menggunakan jenis obat yang sama dengan jenis obat yang digunakan untuk mengobati malaria, bahkan obat-obatan ini bekerja dengan lebih baik sebagai pencegah karena … Continue reading

Pengobatan Malaria

Selama beberapa dekade telah ditemukan beberapa jenis obat yang terbukti dapat ‘meredakan’ sakit malaria. Kata ‘meredakan’ digunakan karena kenyataannya penyakit malaria adalah penyakit yang sangat sulit disembuhkan secara total, hal ini dikarenakan parasit plasmodium yang menjadi penyebab penyakit malaria bersembunyi di dalam hati (liver) manusia sehingga aman dari terjangan atau serangan obat. Parasit plasmodium bersembunyi … Continue reading

Diagnosa Penyakit Malaria

Pemeriksaan penyakit malaria umumnya adalah melalui pengamatan mikroskopis (pengamatan dengan menggunakan mikroskop). Contoh darah diambil dari pasien yang diduga terserang penyakit malaria dan diamati di laboratorium oleh tenaga ahli dengan menggunakan mikroskop. Selain contoh darah adapula yang menggunakan air kencing (urin) atau air ludah sebagai objek untuk diamati guna mendeteksi adanya parasit dalam cairan tubuh … Continue reading

Patofisiologi Malaria

Parasit Plasmodium yang berkembang biak dengan cara memisahkan tubuh dapat berkembang biak di dalam sistem hati manusia dengan sangat cepat menjadi ribuan hanya dalam beberapa menit setelah parasit ini disuntikan oleh nyamuk Anopheles betina yang sedang makan. Terdapat dua tahap perkembangan penyakit malaria, yaitu tahap exoerthrocitic dan tahap erithrocitic. Tahap exoeriyhrocitic adalah tahap dimana terjadinya … Continue reading

Penyebab Malaria

Penyebab Malaria adalah parasit yang merupakan anggota genus plasmodium. Penyakit Malaria pada manusia umumnya disebabkan oleh 4 jenis plasmodium yaitu Vivax, ovale, malariae dan falciparum, sedangkan plasmodium knowlesi yang kebanyakan ditemukan pada kera atau orang utan kecil jumlahnya ditemukan pada manusia. Nyamuk yang menjadi penyebar dari parasit ini adalah nyamuk Anopheles betina, yang mana nyamuk … Continue reading