Dapatkah Laba-laba dikembangkan untuk membantu menangkal malaria?

Pemilik properti yang ingin mengusir rayap yang merusak, dapat memiliki alternatif ‘berkaki delapan’ daripada menggunakan semprotan kimia yang berbahaya dan tidak efektif. Alternatif ‘berkaki delapan’ ini tidak lain adalah laba-laba bernama phalangioides Pholcus, yang juga dikenal sebagai laba-laba gudang. Laba-laba yang umum dijumpai di plafon rumah ini sangat efektif dalam membunuh rayap. Laba-laba ini diketahui sangat aktif dalam berburu mangsanya, bukan seperti laba-laba lain yang hanya menunggu di jala mereka saja. Penelitian mengatakan bahwa laba-laba ini juga suka memangsa nyamuk. Kini para peneliti sedang mempelajari kemungkinan untuk menggunakan alternatif ‘berkaki delapan’ ini untuk menangkal populasi nyamuk, dengan tujuan mengurangi akses malaria.

Sedikit informasi tambahan mengenai laba-laba Phalanggiodes Pholcus, laba-laba ini tidak menunggu mangsa di jaring mereka, mereka pergi untuk berburu. Laba-laba ini akan berkembang biak seiring dengan banyaknya mangsa yang tersedia. Jika sumber makanan mulai berkurang, laba-laba ini akan saling memangsa, dan berhenti berkembang biak sama sekali, sehingga kembali ke hanya beberapa pasang di kamar lagi.

Tetapi, pertanyaan selanjutnya adalah, apakah manusia tertarik dengan ide berbagi ruang hidup dengan laba-laba”?

Baca Juga :

Teknologi baru untuk melawan resistensi malaria.

Harapan baru untuk obat malaria yang lebih baik

Malaria di Indonesia

 

Cari ke  Topik utama,  Artikel tentang malaria,  Berita Malaria,  Topik Hangat

Resistensi terhadap obat malaria terkuat menyebar ke Afrika

Para ilmuwan telah mengidentifikasi mutasi genetik dari parasit malaria paling mematikan di Afrika, parasit ini telah menunjukkan kekebalan (resistensi) terhadap obat malaria paling kuat yang ada saat ini. Para Ilmuwan mengatakan bahwa temuan mereka ini merupakan peringatan lebih lanjut bahwa senjata terbaik yang ada saat ini untuk melawan malaria bisa manjadi usang dengan cepat. Artemesinin … Continue reading

Vaksin malaria mulai di uji coba di Afrika

Sebuah vaksin yang diklaim telah dapat melindungi separuh dari total jumlah anak-anak afrika yang terkena malaria telah masuk pada tahap uji klinis. hasil pertama dari ui klinis Fase ke-3 dari vaksin yang disebut RTS ini menunjukkan bahwa vaksin ini melindungi sebagian besar anak-anak Afrika terhadap malaria klinis dan berat. Penelitian yang dilakukan selama 1 tahun … Continue reading

Evolusi parasit berperan penting di dalam penyebaran resistensi malaria

Para peneliti telah mengembangkan cara baru untuk mengidentifikasi kunci penting evolusi parasit malaria dan melacak munculnya resistensi, lebih cepat dan murah dari yang pernah ada sebelumnya. Untuk pertamakali, para peneliti memiliki kemampuan untuk menganalisis genom malaria secara langsung melalui contoh darah pasien dengan menggunakan metode informatika dan teknologi “sequencing”. Sebagai buktinya, tim ini telah melakukan … Continue reading

Dikembangkan, Jenis nyamuk pembunuh malaria.

Menurut Ilmuwan UC Irvine pembiakkan nyamuk yang tidak dapat menginfeksi manusia dengan parasit malaria merupakan pendekatan yang menarik untuk membantu salah satu masalah yang paling mendesak di dalam dunia kesehatan saat ini. Anthony james dan rekan dari UCI dan Pasteur institut di Paris telah dapat menghasilkan nyamuk Anopheles stephensi, yaitu spesies nyamuk malaria dari India … Continue reading

WHO membela kualitas obat anti-malaria buatan China

Perwakilan dari badan kesehatan dunia (WHO) di China, Michael O’Leary telah membela kualitas obat anti-malaria buatan China, setelah sebuah studi internasional mengatakan bahwa beberapa merek obat malaria palsu dan dibawah standar berasal dari china. Dikatakan sebelumnya bahwa upaya pemerangan terhadap malaria sangat terganggu karena adanya peredaran obat anti malaria palsu. Sebuah studi yang didanai oleh … Continue reading

Protokol vaksinasi terbaru terbukti menangkal parasit malaria pada tikus lab.

Para peneliti di Pusat Nasional Bioteknologi bekerja sama dengan John Hopkins Institute, telah mengembangkan sebuah vaksinasi baru untuk malaria yang akan dicoba ke dalam tikus yang telah terinfeksi parasit malaria. Para peneliti mengklaim bahwa vaksin dapat memberikan perlindungan lengkap terhadap plasmodium yoelii. Protokol vaksinasi yang dibeikan terdiri atas dua langkah yaitu penyuntikan protein chimeric (CS-14K) … Continue reading

Sekarang siapapun dapat belajar mendiagnosis malaria dengan game ini

Membuat setiap orang non medis untuk dapat dengan akurat mendiagnosis penyakit malaria adalah tujuan dari sebuah studi yang dilakukan oleh tim ahli dari Universitas California (UCLA). Tim ahli ini telah menciptakan satu permainan atau game online yang mana kelompok pemain harus membedakan sel derah yang terinfeksi malaria dengan sel darah yang sehat, dengan mengamati gambar … Continue reading

Identifikasi protein dalam usus nyamuk yang membunuh parasit malaria

Telah diketahui sebelumnya bahwa nyamuk anopheles betina tidak dapat dibunuh oleh parasit malaria sehingga nyamuk anopheles dapat membawa parasit ini dan menularkannya kepada makhluk hidup lain termasuk manusia melalui pemindahan cairan ke sistem darah. Para peneliti dari John Hopkins instititut, yaitu sebuah institut yang khusus bergerak dalam penelitian penyakit malaria, untuk pertama kalinya, berhasil menjabarkan … Continue reading

Ditemukan Senyawa untuk melawan malaria

Sulit untuk berbicara tentang angka jika berbicara tentang malaria. Diperkirakan setiap tahun 1,3 juta orang meninggal karena malaria, dan dari jumlah ini sekitar 90% adalah anak di bawah lima tahun, meskipun wanita hamil juga rentan, di samping itu ada 396 juta kasus malaria per tahun , dengan Sahara Afrika daerah yang paling terkena dampak. Walaupun … Continue reading