Terserang malaria enam penguin di kebun binatang London mati


Enam ekor pinguin di kebun binatang London (London Zoo) mati akibat terjangkit malaria.

Pinguin yang termasuk jenis burung ini, terjangkit penyakit unggas yang berasal dari nyamuk dan mati di bulan Agustus. Demikian diberitakan BBC — yang dipantau ANTARA News, di Jakarta, Minggu.

Penjaga kebun binatang telah memberikan obat anti-malaria untuk burung karena kekhawatiran datangnya cuaca basah yang menyebabkan nyamuk berkembang. Nyamuk merupakan media penularan penyakit malaria.

Malaria pada burung tidak bisa berpindah ke manusia atau tidak bisa menularkan dari burung ke burung secara langsung, dan pihak kebun binatang menyatakan bahwa pinguin yang ada dalam kondisi sehat dan baik.

Seorang juru bicara London Zoo mengatakan malaria pada burung merupakan endemik pada populasi burung liar di Inggris.

Tindakan pencegahan, termasuk pemberian obatan anti-malaria diberikan setiap hari untuk mencegah keadaan matinya pinguin agar tidak terjadi lagi.

Menurut peneliti penyakit di Edward Grey Institute Oxford University, Dr. Stephen Larcombe, pada umumnya pinguin yang hidup alami di lingkungan dingin dan berangin tidak terinfeksi secara sering.

Di kebun binatang dimungkinkan nyamuk berkembang, terutama dalam kondisi seperti tahun ini yang basah.

Oleh karena pinguin tidak punya daya tahan terhadap malaria, ketika satu pinguin terpapar hal itu sangat dimungkinkan memiliki banyak parasit di darahnya, dan itu menyebabkan dapat menjangkiti pinguin lain.

Satu pinguin saja terinfeksi, itu akan menjadi tempat penyimpanan parasit.

 

Baca  juga :

Pencegahan Malaria

Penanganan dan Pengobatan Malaria

Diagnosa Penyakit Malaria

Penyebab Malaria

 

Cari ke  Topik utama,  Artikel tentang malaria,  Berita Malaria,  Topik Hangat

Obat malaria baru hanya satu dosis dan 2 kali lebih efektif dari tradisional ATC

Peneliti melaprkan adanya pengembangan obat malaria baru yang saat ini telah memasuki tahap uji di laboratorium. Obat ini diklaim dua kali lebih efektif daripada obat malaria terbaik yang ada saat ini yang dikenal dengan nama ACT. ACT yang merupakan pengobatan dengan menggunakan beberapa jenis obat yang seringkali tidak dapat terpenuhi dengan baik. Laporan tentang obat … Continue reading

Klorokuin membuat “comeback” untuk memerangi malaria

Pemantauan obat malaria selama 30 tahun terakhir telah menunjukkan bahwa parasit malaria telah berhasil mengembangkan resistensi terhadap obat-obatan, dan tanda-tanda pertama terjadinya resistensi pada obat terbaru baru saja ditemukan. Pada saat yang sama, pengamatan yang dilakukan oleh para ahli di universitas Copenhagen memperlihatkan bahwa klorokuin obat yang sebelumnya sangat berkhasiat melawan malaria sekali lagi menunjukkan … Continue reading

Dari 1000 penduduk NTT 25 diantaranya mengidap malaria

Rasio penderita penyakit malaria di Nusa Tenggara Timur mencapai 25/1000, yang artinya dalam setiap 1000  orang terdapat 25 penderita, jauh di atas angka standar nasional yang hanya 5/1000 orang. “Saat ini rata-rata angka kesakitan malaria di NTT berdasarkan jumlah “positive parasite” malaria yang diperiksa dari sediaan darah adalah 25 /1000 orang atau lima kali lebih … Continue reading

Nyamuk Malaria mengubah jam makan mereka dalam menghadapi kelambu

Setelah dua desa Afrika mulai menggunakan kelambu nyamuk untuk memerangi malaria, ternyata nyamuk setempat tampaknya “tidak kehabisan akal dan mengubah kebiasaan mereka menggigit korban guna menghindari penghalang tersebut”, demikian hasil satu studi di Prancis. Kelambu ranjang yang diberi insektisida dipandang sebagai “senjata inti” dalam perang global melawan malaria, yang ditularkan oleh nyamuk pembawa parasit dan … Continue reading

Teknik penyebaran obat secara intermitan terbukti mengurangi angka malaria

Sebuah program pencegahan berskala besar dengan mendistribusikan obat-obat anti malaria secara intermitan (berselang-seling) secara signifikan berhasil menurunkan angka kasus penyakit ini di kalangan anak-anak selama puncak musim penularan malaria, demikian hasil awal pelaksanaan proyek organisasi kemanusiaan medis internasional MSF (Médecins Sans Frontières/Dokter Lintas Batas). Melalui sebuah Intervensi Pencegahan Malaria Musiman, obat-obatan anti-malaria telah diberikan sebagai … Continue reading

Anti malaria dari minyak cengkeh ditemukan UGM

Anopheles) yang resisten/kebal terhadap insektisida dan parasit (Plasmodium). Di beberapa negara plasmodium juga sudah resisten terhadap obat antimalaria (Klorokuin) komersial. Berdasarkan hal itu, tiga mahasiswa jurusan Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), Dhina Fitriastuti, Imelda Octa Tampubolon, dan Putri Ernia Wati mencoba melakukan penelitian mengenai senyawa anti malaria yang didapatkan dari minyak daun cengkih. “Penelitian … Continue reading

Obat Baru dosis tunggal untuk HIV telah disetujui di AS

Sebuah obat baru untuk mengobati infeksi HIV – obat yang menggabungkan dua jenis obat yang telah disetujui sebelumnya, ditambah dua jenis obat yang baru- telah disetujui untuk digunakan pada orang dewasa yang hidup dengan virus yang menyebabkan AIDS ini. Pil yang bernama Stribild ini merupakan dosis harian sekali minum yang menyediakan pengobatan lengkap untuk pasien … Continue reading

Penderita Malaria Sulbar Turun Jadi Tiga Persen

Dikutip dari antaranews.com inas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mencatat jumlah penderita malaria di wilayahnya turun menjadi sekitar tiga persen dari jumlah penduduk selama lima tahun terakhir. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Indahwati Nursyamsi di Mamuju, Sabtu, mengatakan, pada 2007 jumlah penderita malaria di Sulbar mencapai enam persen dari 1,2 juta penduduknya sementara pada 2012 turun … Continue reading

Vaksin membuat parasit malaria menjadi lebih ganas pada tikus percobaan di laboratorium

Penelitian dengan menggunakan vaksin untuk melawan malaria menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap evolusi malaria yang lebih ganas. Sebuah peneliian yang dilakukan oleh Universitas Penn State menunjukkan Parasit malaria yang dikembangkan pada tikus laboratorium menjadi lebih ganas dan berbahaya setelah divaksin. Tikus disuntik dengan beberapa vaksin malaria untuk manusia yang saat ini sedang dievaluasi dalam uji … Continue reading